.NET kalahkan Google App Engine
Microsoft .NET - disusul Google App Engine diperingkat kedua, mendapatkan skor tertinggi sebagai framework pilihan developer dalam sebuah survey yang dilakukan Evans Data Corp, sebuah perusahaan riset dan analis yang berfokus pada TI. Microsoft .NET mengalahkan Google App Engine, Ruby on Rails dan lainnya.
Google App Engine
Microsoft .NET
Survey yang dilakukan Evans Data tidak hanya merating framework terbaru yang digunakan oleh developer, tetapi juga framework yang telah digunakan sebelumnya. Developer diminta untuk menilai 9 aspek/atribut penilaian framework yang digunakan dengan penilaian "Sangat Puas" sampai "Sangat Tidak Puas". Hasil diberi nilai numerik dan tergantung fitur pentingnya, sehingga didapatkan sebuah gambaran yang jelas mengenai kekuatan dan kelemahan masing-masing framework.
-
Framework-framework yang masuk dalam survey tersebut antara lain:
- Apache Axis
- Apache Struts
- Google App Engine
- Google Web Toolkit
- Java Server Pages
- Microsoft MFC
- Microsoft .NET
- Microsoft Win32
- Oracle ADF
- Spring
- Rails
- Zend
-
Aspek Penilaian
- Ease of Use
- Extensibility
- Lightweight
- Performance
- Flexibility
- Program Flow
- Simplicity
- Object Inheritence
- Community Support
Sebuah framework pengembangan software yang dapat membantu memproduksi software maupun website dengan cepat tanpa harus kehilangan banyak waktu merupakan tuntutan para developer dewasa ini. Banyaknya pilihan teknologi yang tersedia saat ini dapat membuat developer (terutama perusahaan software house) bingung memilih framework yang tepat untuk membantu menuliskan kode program yang lebih pendek dan lebih cepat. Sayangnya, hasil survey ini tidak dibeberkan ke publik secara gratis oleh Evans Data. Untuk melihat laporan berformat PDF tersebut setidaknya Anda harus merogoh kocek sebesar US$ 595. Memang sedikit agak mahal, tapi tidak akan sia-sia jika perusahaan Anda dapat lebih produktif setelah mengetahui kelebihan maupun kekurangan framework yang digunakan oleh Developer Software Anda.







