Tampaknya kehadiran HTML5 bukan hanya menyebabkan ditinggalkannya Flash. HTML5(dan WebGL) juga mengancam ditinggalkannya aplikasi berbasis dekstop. Baru-baru ini Google telah mendemonstrasikan kehebatan HTML5 dengan memporting Game Quake II di Chrome OS. Kombinasi HTML5 dengan WebGL, teknologi dari Google, menunjukkan bahwa aplikasi berbasis browser adalah pilihan yang layak dan memungkinkan pengguna menggunakan teknologi semua aplikasi desktop yang ada pada saat ini, hanya dengan menggunakan browser.
Screenshoot Game Quake II pada HTML5
Sayangnya, Google belum memberikan akses kepada pengguna web untuk mencoba sendiri game tersebut. Namun video-video di youtube tampaknya cukup meyakinkan.
WebGL
Apa itu WebGL? Singkatnya, WebGL adalah porting dari OpenGL ES 2.0 untuk browser Web yang memungkinkan aplikasi JavaScript memanfaatkan engine 3D dalam kanvas elemen HTML5. Chrome OS dari Google sebenarnya bukanlah proyek pertama yang meriset teknologi WebGL. Mozilla, Apple, dan Opera telah mengimplementasikan WebGL dalam rilis development mereka - meski tak satupun yang benar-benar dirilis dalam versi stabil yang dilepas untuk publik.
HTML5
HTML5 mulai terkenal sejak Apple secara terang-terangan meninggalkan Flash pada seluruh device buatannya. Steve jobs bahkan mengejek flash. Menurutnya Flash adalah teknologi masa lalu yang hanya cocok buat komputer yang menggunakan mouse tapi tidak cocok untuk perangkat berlayar sentuh yang menjadi tren saat ini dan masa depan. Ia optimistis HTML5 akan mengungguli Flash tidak hanya di perangkat genggam tapi juga di komputer.
Bahkan Apple telah menciptakan standar terbuka untuk web yang disebut Webkit, mesin pembaca HTML5 berbasis open source yang kini sudah digunakan broser Android, Nokia, dan belakangan BlackBerry. "Kami sangat yakin semua standar yang mendukung web harus terbuka. Ketimbang menggunakan Flash, Apple lebih memilih mengadopsi HTML5, CSS, dan JavaSCript-semuanya standar terbuka," kata Jobs dalam tulisan di website Apple, Kamis (29/4/2010) yang menyoroti cacat Flash dan alasan Apple meninggalkannya.
Mengancam Aplikasi berbasis Dekstop
Pada saat ini HTML5 (bahkan dengan WebGL sekalipun), bukan ancaman bagi Microsoft, karena Microsoft tidak menyertakan driver OpenGL rilis terbaru Windows. Untuk itulah sekarang Google sedang membuat Almost Native Graphics Layer Engine (ANGLE), sebuah teknologi dengan lisensi BSD yang akan memungkinkan API WebGL bekerja diatas DirectX 9.0.
Menarik kita tunggu, persaingan Google dengan ChromeOS dan ANGLE-nya melawan Microsoft dengan Windows-nya


HTML5 + WebGL : Ancaman bagi Aplikasi berbasis Dekstop





